
Kadang kita sering lupa, kepada siapa kita akan kembali.
Tanpa sadar, kita pun sering melakukan suatu kesalahan, baik itu di sengaja ataupun tidak.
Karena lupa ini pula, kita merasa diri kita hebat tanpa kehendakNya …
Sungguh malang nasibmu wahai teman ….
Engkau habiskan waktumu untuk memberikan ilmu kepada muridmu …
Tapi tingkah lakumu masih seperti yg dulu ….
Engkau yang polos, yang seringkali membusungkan dadamu atas siapa kamu sekarang …
Engkau yang polos, yang mengatakan itu hadiah, tapi itu sebenarnya keserakahanmu terhadap benda…
Engkau yang polos, yang mengatakan jangan sombong, tapi engkau sendiri sering memamerkan kemampuanmu …
Engkau yang polos, yang seringkali bertutur kata lemah lembut, tapi lemah lembut katamu membuat orang disekitarmu marah …
Engkau yang polos, siapakah engkau ??
Apakah engkau tak pernah belajar atas apa yang telah kamu perbuat ??
Apakah engkau tak pernah mendengar apa nasehat dari orang disekitarmu ??
Ingatlah teman, kepolosan itu akan bias membinasakanmu …
Karena engkau hidup tidaklah sendiri …
Karena engkau masih membutuhkan orang lain …
Semoga apa yg tertulis bisa memberikan manfaat kepada kita semua ..
Dan semoga bisa menyadarkan kelupaan kita …
*kok aku jadi puitis gini yak ??
ah ..sudahlah ….
*berlalu …*













6 Comments
ciyeeehhh,,, tumben amet om puitis2 segala.

hmmm… siapa sih Om, yg dimaksud?
ane, bukan?
yah, mudah2an aja deh yg bersangkutan sadar.
kalo ga sadar jg, jewer aja kupingnya, Om!
Hmm…
Sedang kontemplasi atau sindirankah ini??
yud. kuwi duduk aku to??..
aku kie polos dan serakah…
tapi aku bukan guru yang memberikan ilmu pada murid…
ehhemmm….duduk aku.. ayem…..
ya sudahlah (juga)
*berlalu*
Apaan sih?
rak mudeng blas…
duh… sindirane ngena ik…
aku kan polos…
*sambil ngedipin matah tigah kalih